
Aslinya mau ke Manila, Philippine, tapi karena teman2 yg mau ikut mendadak batal, akhirnya batal dan dapat tiket murahnya ke Ho Chi Minh. Awalnya ragu2 tapi aku skrg setuju itu keputusan terbaik.
Malam pertama landing di Saigon (nama lain Ho Chi Minh) jam 11 mlm. Kuatir krn kemalaman sampe airport dan ga dapat bis. Please note disini ga ada subway ato train line (MRT) gitu ya.. Akhirnya nego dengan supir taxi dan dapat harga seingatku 100rb an atau bbrp ratus ribu VND (Vietnamese Dong). 1 VND = 0.5 IDR.
Lah kok hampir dekat hotel, taxiku ditabrak dari belakang sampe penyok. Aku berdoa "Tuhan, masa aku mati di negeri orang di malam pertama sampe." But all was settled. Aku stay di
Saigon Backpacker Hostel di Pham Ngu Lao area, lokasi tourist yg aman biarpun tengah mlm jalan sendiri. Hostel meski kecil dan agak tersembunyi didlm gang, tapi bagus, bersih, murah dan strategis. Free breakfast dan wifi. Mie instant, roti, teh, kopi dan buah.

Paginya aku keluar ternyata dpn gang itu pasar traditional. It was fun
liat apa yg dijual. Dan mereka malah nawarin aku dalam bhs viet. Kata
temen sih aku emang mirip orang vietnam. Betul gak?
Day 1 aku jalan2 di tengah kota plus cari tour
package buat hari 2 dan 3. Gambar pertama diatas itu Katedral. Cuma 20
menit jalan sih, tapi aku ngojek 50rb rupiah keliling 3 lokasi.
Lanjut ke Central Post Office di gambar kedua. Dalamnya besar dgn
interior unik. Byk org yg kirim postcard, beli souvenir atau sekedar photo2. Ada phone booths kuno dengan byk jam menunjukkan waktu berbagai negara.
Setelah itu aku ke Ben Thanh market, pasar terbesar di Saigon. Itu pasar basah dibagian belakang (food court, sayur, buah dll), dan pasar kering di bagian depan yg jual suvenir, baju dll. Aku kesini pagi siang malam karena cuma 10 menit jalan dr hotel. Hehe.. Kl malam, area luar pasar jadi food stall area. Ky pasar senggol. Image disebelah ini adalah jajanan khas dari ketan. Dikasih kelapa parut dan gula aren cair. Persis ky jajanan kita. Wuenakk! Seporsi 15 ribu.

Lalu aku juga nyobain Banh Mi, atau semacam sandwich. Ini asli pork. Wuenak sisan. Seharga 20rb an. Dekat hotel ada depot Pho (mi khas vietnam) yang mantab abis. Aku makan sini tiap hari. Seporsi 50-60rb tergantung isi. Mau daging doang ato plus bakso. Kuah dagingnya seger dengan sayuran fresh semcm bawang pre, kemangi dan cabe merah potong.
Nah hari kedua aku ke Cao Dai Temple. Disini uniknya. Di temple ini ada bbrp aliran kepercayaan menggunakan fasilitas sama dan jam2 sama. Ada Muslim, Taoisme, Konfusionisme dan Buddha. Gambar diatas, liat aja warna bajunya, menunjukkan aliran yg mana. Yg putih muslim, sisanya aku lupa. Harmonis ya!
Suka liat wanita berpakaian khas Vietnam dgn baju panjang dan topi capil. Souvenir khas Vietnam juga byk menampilkan wanita dgn pakaian ini. Disini aku liat banyak sepeda kayuh dgn mesin motor. Jepang juga ada spt ini.
Tour kami datang di hari dan jam yg pas. Yaitu Jumat'an jam 12 siang.
Masuk bangunan, sandal sepatu harus dicopot. Kita ga boleh ke main floor karena bersih. Jadi kalo mau liat org2 sembahyang, bisa naik ke lantai 2 dan lihat dari pinggir. Boleh ambil photo tp tanpa blits dan ga boleh bersuara. Dan saat 12 teng, semua
org harus diam dan ga boleh melintas bangunan bagian depan. Dipercaya
itu arah kepala Tuhan ato leader masing2. Kalo melintas artinya menginjak mereka. Kita berhenti kurang lebih 15 menit. Selama waktu itu nyanyian persembahan
terdengar dari dalam. Plus kentongan halus berirama. Dung..dung..dung..
Nah lalu sorenya tour kami ke Cu Chi Tunnel. Tempat orang vietkong. Disini kami ditunjukkan bermacam jebakan dan lubang rahasia org vietkong saat melawan Amerika. Sad story. Mereka blg dunia anggap org vietkong kejam. Padahal sebenarnya mereka cuma melindungi tanah kelahiran dan org2 tercinta. Sama seperti kita Indonesia sepertinya. Yg dijajah kumpeni and nipon.
Pasti mampus dah kl jatuh kesini.
Hari ke 3 aku ambil trip ke Mekong Delta River. Sungai besar dimana terjadi pertemuan jalur air dgn negara Kamboja. Disini juga ada Floating Market ky yg ada di Banjarmasin.
Do I look good with that hat? Hahaha...
Tour mampir ke Coconut Plantation and Candy Factory. Cara bikin dodol kelapa. hehe.. alat sama ky di pasar kita lho.
As a summary, I love my visit. Will definitely come back again someday. Murah, makanan enak (kl kamu ga ada pantangan lho ya), byk tempat bagus. Jangan kuatir. Di Pham Ngu Lao banyak money changer dgn rate ok, ada circle K, KFC (bagi yg muslim) dan atm dimana kamu bisa narik dari tabunganmu, (kl ga salah niaga atau BII yg kupake dulu itu). Orang sana byk yg bisa bhs Inggris.