i think its a true story. meski aku g suka kl di terjemahkan jadi bhs indonesia gaul, overall aku suka dgn kisahnya. baru chapter 3, but i feel like aku pgn bgt ngeblog to tell how i feeel.
John, owner si anjing dan author buku ini menceritakan dgn gaya yg lucu, penuh kasih dan apa adanya. Dia cerita bgmana dia memilih Marley dari peternakan anjing, malam pertama dgn puppy itu,gmn si Marley menangis ketakutan dirumah barunya dan jauh dr saudara2 dan ibunya.
Tentang kenakalan2 Marley. Saat dia menemukan keasikan baru dirumah barunya, yaitu tissue toilet. John dan istri kewalahan.Di bagian ini aku berhenti baca. dan blm kulanjutkan lg.
It reminds me of my beloved one. Maxi di th ke 4 melakukan hal yg sama. suka nggondol tisu entah yg dimeja, di tas, ato di lantai u/dikunyah di bwh kolong t4 tdr. Saat itu aku kuatir dia nelan tissu akan sakit, jadi kumarahin dan kupukul dikit spy dia mau lepas tissunya.
Now i feel so bad. i wish..
Then suddenly pagi td tetangga kos ngetok pintu dan blg"aku punya surprise u/ mbak Mariza".A puppy! Panic, i said.. waduh aku kerja gini kl siang sapa yg ngurus". gpp aku,mbak. "ok."
weleh. jadi sambil siap2 ke kantor, aku bingung cari kain2, kotak makan dan minum. pas mau brkt, dia nangis2. akhirnya kutitipan tetangga yg tadi kasih. aku blm blg anton, apa dia mau pelihara anjing kecil. kami biasa kasih mkn anjing abg, tp sekembali dr sby kmrn dia ilang. aku sedih tp mau gmn lg, tetangg kos pada g suka krn dia sering curi sandal dan digigit sampe rusak.
and for the boy-puppy.. aku blm ada nama. any suggestion?
Kalo cowok kasi nama ton-ton
ReplyDeletecewek tin-tin
atau an-an
GEBLEK!
ReplyDeletemaybe Marley. krn semua serba bersamaan n kebetulan. pas abis baca, diketok.
wahh puppyy!!! posting fotonya donkkk :D
ReplyDeletekasih nama "imoet" ae
ReplyDeleteheheheheh